Senin, 29 Juli 2019

4 Madzhab

4 Madzhab dalam Ilmu Fiqih

Madzhab Hanafi #Kufah(80H-150H)#mninggal Baghdad, Irak. (699M-768M) #68th
Dinamakan Hanafi, karena pendirinya Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit. Beliau lahir pada tahun 80 H di Kufah dan wafat pada tahun 150 H. Madzhab ini dikenal madzhab Ahli Qiyas (akal) karena hadits yang sampai ke Irak sedikit, sehingga beliau banyak mempergunakan Qiyas.
Beliau termasuk ulama yang cerdas, pengasih dan ahli tahajud dan fasih membaca Al-Qur’an. Beliau ditawari untuk menjadi hakim pada zaman bani Umayyah yang terakhir, tetapi beliau menolak.
Madzhab ini berkembang karena menjadi madzhab pemerintah pada saat Khalifah Harun Al-Rasyid. Kemudian pada masa pemerintahan Abu Ja’far Al-Manshur beliau diminta kembali untuk menjadi Hakim tetapi beliau menolak, dan memilih hidup berdagang, madzhab ini lahir di Kufah.

Madzhab Maliki #Madinah(93H-179H) (714M-800M) #86th
Pendirinya adalah Al-Imam Maliki bin Anas Al-Ashbahy. Ia dilahirkan di Madinah pada tahun 93 H dan wafat pada tahun 179 H. Beliau sebagai ahli hadits di Madinah dimana Rasulullah SAW hidup di kota tersebut.
Madzhab ini dikenal dengan madzhab Ahli Hadits, bahkan beliau mengutamakan perbuatan ahli Madinah daripada Khabaril Wahid (Hadits yang diriwayatkan oleh perorangan). Karena bagi beliau mustahil ahli Madinah akan berbuat sesuatu yang bertentangan dengan perbuatan Rasul, beliau lebih banyak menitikberatkan kepada hadits, karena menurut beliau perbuatan ahli Madinah termasuk hadits mutawatir.
Madzhab ini lahir di Madinah kemudian berkembang ke negara lain khususnya Maroko. Beliau sangat hormat kepada Rasulullah dan cinta, sehingga beliau tidak pernah naik unta di kota Madinah karena hormat kepada makam Rasul.

Madzhab Syafi’i #Ghuzzah(150H-204)#Mesir (767M-819M) #54th
Tokoh utamanya adalah Al-Imam Muhammad bin Idris As-Syafi’i Al-Quraisyi. Beliau dilahirkan di Ghuzzah pada tahun 150 H dan wafat di Mesir pada tahun 204 H.
Beliau belajar kepada Imam Malik yang dikenal dengan madzhabul hadits, kemudian beliau pergi ke Irak dan belajar dari ulama Irak yang dikenal sebagai madzhabul qiyas. Beliau berikhtiar menyatukan madzhab terpadu yaitu madzhab hadits dan madzhab qiyas. Itulah keistimewaan madzhab Syafi’i.
Di antara kelebihan asy-Syafi’i adalah beliau hafal Al-Qur’an umur 7 tahun, pandai diskusi dan selalu menonjol. Madzhab ini lahir di Mesir kemudian berkembang ke negeri-negeri lain.

Madzhab Hanbali (Hambali) #Baghdad(164H-248H) (780M-855M) #77th
Dinamakan Hanbali, karena pendirinya Al-Imam Ahmad bin Hanbal As-Syaebani, lahir di Baghdad Th 164 H dan wafat Th 248 H. Beliau adalah murid Imam Syafi’i yang paling istimewa dan tidak pernah pisah sampai Imam Syafi’i pergi ke Mesir.
Menurut beliau hadits dla’if dapat dipergunakan untuk perbuatan-perbuatan yang afdal (fadlailul a'mal) bukan untuk menentukan hukum. Beliau tidak mengaku adanya Ijma’ setelah sahabat karena ulama sangat banyak dan tersebar luas.

ORANG-ORANG YANG DIDOAKAN MALAIKAT

ORANG-ORANG YANG DIDOAKAN MALAIKAT
Dalam banyak kesempatan, kita sering bertemu ustadz atau sosok yang kita hormati. Pada saat itulah kita sering berkata kepada mereka, “Mohon doanya ya Ustadz.” Atau kita juga bilang, “Tolong doakan saya, Pak Kyai.” Harapannya hanya satu: doa orang shalih akan lebih didengar Allah.
Namun, apakah kita pernah minta didoakan para malaikat yang mulia? Seberapa sering kita minta didoakan malaikat yang selalu taat kepada Allah dan dekat di sisi Allah yang Mahamulia? Karena berbeda alam dengan manusia, kita tidak bisa bertemu apalagi bercakap-cakap dengan mereka. Tetapi Rasulullah Muhammad saw. telah mengajarkan cara agar malaikat mendoakan kita. Berikut ini sekelumit tentang siapa saja yang didoakan malaikat.

1.     Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
"Siapa yang tidur dalam keadaan suci, makamalaikatakan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa, ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci’” (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar).

2.     Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali paramalaikatakan mendoakannya, ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (HR. Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469).

3.     Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
“Sesungguhnya Allah dan paramalaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra' bin 'Azib).

4.     Orang yang menyambung shaf shalat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).
“Sesungguhnya Allah dan paramalaikatselalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf" (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah).

5.     Paramalaikat mengucapkan aamiin ketika seorang imam selesai membaca Al Fatihah.
"Jika seorang imam membaca ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh-dhaalinn, maka ucapkanlah oleh kalian aamiin, karena siapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (HR. Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782).

6.     Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
"Paramalaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu di antara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia." (HR. Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106)

7.     Orang-orang yang melakukan shalat Subuh dan Ashar secara berjamaah.
"Paramalaikat berkumpul pada saat shalat Subuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat Ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat Ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?" Mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat" (HR. Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140).

8.     Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata, ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan" (HR. Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim: 2733)

9.     Orang-orang yang berinfak setiap hari
"Tidak satu hari pun pada pagi hari seorang hamba ada padanya kecuali duamalaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’ dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 1442 dan Shahih Muslim: 1010).

10.  Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan paramalaikat-Nya bershalawat (berdoa) kepada orang-orang yang sedang makan sahur"(HR. Ibnu Hibban dan Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar).

11.  Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70 ribu malaikat untuknya yang akan bershalawat (mendoakan) kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga Subuh" (HR. Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754).

12.  Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat (mendoakan) kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain."
(HR. Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahily). Wallahu a'lam bish-shawab.(dari berbagai sumber).

Ba’da Ramadhan biasanya kita malas lagi untuk beramal. Amalan-amalan ringan ini berpahala besar bisa membantu kita untuk terus kontinu dalam beramal.
Pelajari 8 amalan berikut ini:
1. Shalat Shubuh dan ‘Ashar (Berjamaah di Masjid)
2. Mengamalkan doa setelah azan
3. Mengerjakan 12 raka’at shalat rawatib dalam sehari
4. Mengerjakan shalat rawatib Zhuhur, 4 raka’at qabliyah dan 4 raka’at ba’diyah
5. Membaca ayat kursi ba’da shalat
6. Menjaga shalat sunnah wudhu
7. Puasa tiga hari setiap bulan (bisa Ayyamul Bidh)
8. Mengerjakan shalat Isyraq (shalat dhuha di awal waktu)

5 Doa Mustajab Warisan Nabi dan Rosul

Inilah 5 Doa Mustajab Warisan 5 Nabi dan Rasul
Manusia sebagai mahluk yang lemah tentu tak bisa menghilangkan ketergantungannya dengan sang pencipta.
Salah satunya dalam bentuk Doa.
Bahkan doa-doa yang dilantunkan para utusan Allah SWT ini tidak terhitung jumlahnya. Beberapa diantaranya diabadikan di dalam Al-Qur’an.
Dikutip dari islamidia.com, terdapat lima doa mustajab warisan para nabi.
Adapun doa tersebut yakni: 

1. Doa Taubat Nabi Adam AS
Ketika Nabi Adam dan Hawa melakukan kesalahan yang membuat keduanya terusir dari surga dan diturunka ke bumi, mereka pun lantas memohon taubat kepada Allah SWT atas kesalahannya tersebut.
Doa ini tercantum dalam Al-Qur’an surah Al A’raf ayat 23 yang berbunyi, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”

2. Doa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS 
Diantara salah satu bentuk mentaati perintah Allah Ta’ala adalah dengan melakukan amalan-amalan kebaikan. Hal ini tidak hanya wajib dilakukan oleh manusia biasa, para nabi pun juga diwajibkan untuk selalu melakukan amalan-amalan shaleh. Seperti halnya Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, mereka bergotong royong membangun rumah Allah di Makkah, yaitu Ka’bah yang hingga saat ini menjadi kiblat umat muslim se-dunia. Dan ketika pembangunan Baitullah telah selesai, keduanya pun berdoa kepada Allah SWT bahwa, “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah ayat 127).

3. Doa Kesembuhan Nabi Ayyub AS
Salah satu Nabi Allah SWT yang mendapatkan ujiana berat semasa hidupnya adalah Nabi Ayyub.
Pada saat itu semua hartanya hangus dan tidak tersisa, keturunannya pun meninggal, terlebih lagi dikarenakan penyakit yang merusak tubuh dan wajahnya. Namun semuanya dihadapinya dengan penuh kesabaran.
Lebih hebatnya, ketika ia telah mengucapkan doa tersebut, penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun tersebut sembuh. Bahkan keturunan dan hartanya pun dikembalikan Allah SWT dengan jumlah yang berlipat ganda.
Doa nya seperti berikut ini, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al Anbiya ayat 83).

4. Doa Syukur Nabi Sulaiman AS
Nabi Sulaiman merupakan salah satu nabi yang dilimpahi banyak nikmat oleh Allah SWT.
Bahkan mukjizat yang dimilikinya pun sangat luar biasa yaitu dapat memerintahkan jin dan berbicara dengan binatang. Atas segala karunia tersebut, maka Nabi Sulaiman pun selalu mengucapkan syukur kepada Sang Pemberi Nikmat.
Salah satunya seperti yang tercantum di dalam Al-Qur’an. Berawal ketika Nabi Sulaiman melihat sekawanan semut yang takut terinjak rombongan pasukan berkuda Nabi Sulaiman, beliau pun tersenyum dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT saat mendengar ucapan semut tersebut. “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. An Naml ayat 19)

5. Doa Kebaikan Nabi Muhammad SAW
Rasulullah SAW merupakan contoh terbaik bagi umatnya. Baik dalam sikap dan perbuatan, begitu pula dengan doa yang beliau ucapkan. Diantara doa Nabi Muhammad SAW yang terkenal adalah doa memohon kebaikan dunia dan akhirat. Bermula saat Rasulullah SAW mendapatkan banyak ujian dan cobaan dari kaum kafir Quraisy, beliau pun kemudian memohon kepada Allah SWT agar mendapatkan rahmat-Nya di dunia dan akhirat. Dan doa ini tidak hanya ditujukan untuk diri beliau sendiri, melainkan ditujukan pula bagi umatnya. “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al Baqarah ayat 201).

Amalan kebaikan yang sepele, dijanjikan dapat membuka pintu surga-Nya

Amalan kebaikan yang sepele, dijanjikan dapat membuka pintu surga-Nya. Adapun beberapa amalan yang selama ini dianggap ringan dan sepele tersebut yakni:

1. Memberi minum binatang
Jangankan memberi minum binatang. Kita saat ini rasanya sudah banyak yang tak peduli pada binatang. Padahal, memberi minum binatang ini menjadi salah satu amalan kebaikan yang dapat menghantarkan seseorang ke dalam surganya Allah.
Masih ingatkah dengan cerita Rasullullah saat menceritakan seorang laki-laki yang memberi minum seekor anjing hingga kemudian Allah mengampuni dosa-dosa laki-laki itu dan memasukkannya ke dalam surga? Iya, dalam hadist yang diriwayahkan Bukhori dan Muslim, diceritakan dari Abu Hurairah, Rasullullah SAW bersabda "Ketika sedang melakukan perjalanan, seorang laki-laki merasa haus, lalu ia menuju ke sebuah sumur dan minum air. Setelah ia keluar, ternyata ada seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dan memakan pasir karena kehausan. Lelaki itu bergumam "Anjing ini telah merasa kehausan seperti yang telah aku rasakan".
Ia pun kembali menuju sumur dan memenuhi sepatunya dengan air, lalu memberikan minum anjing tersebut. Maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni segala dosanya. Mereka (para sahabat) bertanya: Wahai Rasullullah, apakah kita akan mendapatkan pahala dengan memberi minum binatang? Beliau menjawab: "Pada setiap limpa yang basah, terdapat pahala".

2. Menyingkirkan gangguan dari jalan
Jika kita sedang berjalan, entah itu naik kendaraan atau jalan kaki, dan kita menemukan rintangan di jalan berupa batu yang tergeletak di tengah jalan, bambu yang menghalang, atau mungkin kulit pisang yang dibuang sembarangan, lantas kemudian secara spontan kita menyingkirkan rintangan tersebut. Maka, itu akan dicatat sebagai amalan kebaikan di sisi Allah. Rasulullah bersabda: "Barangsiapa menyingkirkan gangguan dari jalan kaum muslimin, maka akan dicatat untuknya satu kebaikan, maka ia akan masuk surga" (HR. Bukhari)

3. Menjenguk orang sakit
Sesibuk-sibuk apapun kita, sempatkanlah untuk menjenguk saudara, teman, dan kolega kita yang sedang sakit. Selain merupakan panggilan kemanusiaan, amalan kebaikan ini dicatat sebagai pahala yang tinggi di sisi Allah. Allah menjanjikan mereka yang menjenguk orang-orang sakit, posisi yang mulia di Surga-Nya kelak.
Rasulullah bersabda: "Barang siapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka malaikat berseru: "Engkau adalah orang yang baik, langkahmu adalah langkah yang baik, dan engkau telah mendapatkan suatu posisi di surga". (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah)

4. Senyum dan ceria
Menebar senyum dan salam pada semua orang merupakan sebuah kebajikan yang dijanjikan ganjaran pahala dan surga oleh Allah. Oleh sebab itu, kita sebagai orang Islam harus menyebarkan sikap yang ramah dan penuh ceria terhadap orang lain, sehingga Islam juga benar-benar dirasakan membawa rahmat bagi semua. "Kebaikan akhlak adalah keceriaan wajah dan menjauhi amarah," sabda Rasulullah.

5. Menutup aib orang lain
Dalam Islam, Allah sangat membenci ghibah. Orang yang bergunjing tentang keburukan saudaranya sendiri, dianggap sama dengan memakai bangkai saudaranya tersebut. Menahan diri untuk tidak bergunjing dan menutup aib orang lain sangat dianjurkan bagi seorang muslim dan muslimah. Amalan kebaikan ini dijanjikan ganjaran surga oleh Allah. Rasulullah bersabda: "Tidaklah seorang hamba menutup aib seorang hamba di dunia, melainkan Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat" (H.R. Muslim).
Demikian beberapa amalan kebaikan yang barangkali selama ini dipandang ringan dan sepele, tetapi dapat mengetuk dan membuka pintu surga karena ridla dan iradah Allah. 

Selasa, 13 Oktober 2015

Keluarga Bahagia, anak tumbuh cerdas

Rata-rata anak yang cerdas hidup dalam keluarga yang diliputi kebahagiaan.

Kebahagiaan dalam keluarga bagaikan tanah yang subur bagi tumbuhnya pribadi anak-anak yang hebat. Kebahagiaan adalah kemauan kita untuk rela dan senang hati menerima kenyataan hidup. Anak adalah anugerah yang luar biasa dan tidak ternilai harganya.

Banyak orang tua lebih mementingkan hasil dari pada proses. Jadilah orang tua dan jangan menjadi hakim bagi anak-anak kita. Didiklah mereka untuk giat belajar, tekun dalam memahami sesuatu, dan berikhtiar maksimal. Dengan demikian anak-anak kita akan menjadi pribadi yang tangguh dalam memperjuangkan cita-citanya.
Kalimat hasil minded
Kalimat proses minded
Berapa rangkingmu?
Nilaimu harus bagus!
Begitu saja nggak bisa!
Dasar anak bodoh!
Kamu anak pemalas!
Apakah cara belajarmu menyenangkan?
Belajar dengan tekun, ya!
Ayo coba lagi!
Ayo berusahalah!
Ayo semangat!

            Kalau kita inginmendidik anak-anak agar potensi otaknya dapat diaktualisasikan, maka berilah contoh. Bila kita menginginkan anak gemar membaca, maka berusahalah membaca di depan anak-anak. Perintah terbaik adalah perintah yang disertai dengan contoh pelaksanaannya, karena salah satu perinsip kerja otak anak-anak adalah “meniru”. Coba perhatikan anak-anak betapa mereka sangat suka meniru apapun yang dilihat dan didengarnya.

- Jika anak biasa dicela Dia akan terbiasa menyalahkan.
- Jika anak biasa dimusuhi Dia akan terbiasa untuk menentang.
- Jika anak biasa dikasihani Dia akan terbiasa meratapi nasibnya.
- Jika anak sering diolok-olok Dia akan menjadi pemalu.
- Jika anak dikitari rasa iri Dia akan terbiasa merasa bersalah.
- Jika anak serba dimengerti Dia akan terbiasa menjadi penyabar.
- Jika anak biasa dimotivasi Dia akan terbiasa percaya diri.
- Jika anak biasa dipuji Dia akan terbiasa menghargai.
- Jika anak diterima oleh lingkungannya Dia akan terbiasa menyayangi.
- Jika anak tidak banyak dipersalahkan Dia akan senang menjadi dirinya sendiri.
- Jika anak mendapat pengakuan dari kiri kanannya Dia akan terbiasa menetapkan arah langkahnya.
- Jika anak diperlakukan secara jujur Dia akan terbiasa melihat kebenaran.
- Jika anak ditimang tanpa berat sebelah Dia akan terbiasa melihat keadilan.
- Jika anak mengenyam rasa aman Dia akan mengandalkan diri sendiri dan mempercayai sekitarnya.
- Jika anak dikerumuni keramahan Dia akan terbiasa berpendirian “sungguh indah dunia ini”.

            Beberapa hal penting demi kebahagiaan anak:
1.      Orang tua yang mencintai anaknya akan berbuat sesuatu demi pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Sementara, orang tua yang memanjakan anak akan berbuat sesuatu demi meluluskan setiap keinginan anaknya.
2.      Kenyamanan anak di dalam keluarga sangat dominan dalam mempengaruhi kemajuan kecerdasannya.
3.      Membuat anak-anak bahagia di tengah-tengah para orang tua yang tidak bahagia adalah sangat sulit.
4.      Bila orang tua bahgia, maka anak-anak akan ikut merasakan kebahgiaan tersebut.
5.      Berbahagialah bukan hanya demi kita sendiri, tetapi berbahagialah demi anak-anak kita juga.
6.      Kesalahan terbesar kita adalah menganggap bahwa kebahagiaan ditentukan oleh terpenuhinya setiap keinginan kita.
7.      Kebahagiaan adalah kemauan kita untuk rela dan senang hati menerima kenyataan hidup kita masing-masing.
8.      Orang tua yang rela dan senang hati menerima kehadiran anaknya, akan mendidik mereka dengan kasih sayang.
9.      Sadarlah bahwa kita ini bukan hakim bagi anak-anak kita, tetapi kita adalah pembimbing mereka menuju kehidupan yang lebih baik.
10.  Banyak orang tua menasehati anaknya. Akan tetapi, karena caranya seperti seorang hakim yang menghakimi terdakwa, malah membuat si anak tersakiti hatinya.
11.  Sebagai orang tua seharusnya kita proses minded jangan hasil minded.
12.  Jenius adalah 1% kecerdasan dan 99% adalah keringat.
13.  Salah satu prinsip kerja otak anak-anak adalah “meniru”. Oleh karena itu, berilah contoh kebaikan.
14.  Perintah terbaik adalah perintah yang disertai dengan contoh pelaksanaannya.
15.  Bila kita ingin anak-anak kita mengerti dan menyadari bahwa kita mencintai mereka maka tunjukkan cinta kita itu kepada mereka.
16.  .Gunakan segenap indra untuk menunjukkan cinta kita kepada anak-anak.

Sabtu, 29 Desember 2012

rahasia SHOLAT 5 WAKTU

Assalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokatuh.
Salam sejahtera saudara-saudaraku di KWA, semoga saudara-saudaraku mendapatkan limpahan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT, Pada kali ini izinkan saya menuliskan suatu Artikel di KWA tercinta tentang Rahasia dari Shalat Lima waktu yang kita jalani setiap hari, Mudah-mudahan sebagai pembuka mata hati kita bersama agar lebih memahami makna shalat fardhu tersebut.

Pada suatu hari Ali bin Abi Thalib R.A. berkata: “Sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Anshar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata, “Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa As. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.”

Lalu Rasullullah SAW bersabda, “Silahkan bertanya?”

Berkata orang Yahudi, “Coba terangkan kepada kami tentang 5 (lima) waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.”
Rasullullah SAW bersabda: “Shalat Zhuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Shalat Ashar itu ialah saat ketika Nabi Adam As. memakan buah khuldi. Shalat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam As. Maka setiap mukmin yang shalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengabulkan permintaannya. Shalat Isyak itu ialah shalat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Shalat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir.”

Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, lalu mereka berkata, “Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan diperoleh oleh orang yang shalat.”
Rasullullah SAW bersabda, “Jagalah waktu-waktu shalat terutama shalat yang pertengahan. Shalat Zhuhur, pada saat itu menyalanya Neraka Jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya uap api Neraka Jahanam pada hari Kiamat.”

Rasullullah bersabda lagi, “Manakala shalat Ashar, adalah saat di mana Nabi Adam As. memakan buah khuldi. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat Ashar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.”

Selepas itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud, “Jagalah waktu-waktu shalat terutama sekali shalat yang pertengahan. Shalat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam As. diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan shalat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan.”

Sabda Rasullullah saw, “Shalat Isya (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan shalat Isyak berjamaah, Allah SWT haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Shirath.”

Sabda Rasullullah SAW seterusnya, “Shalat Subuh pula, seseorang mukmin yang mengerjakan shalat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh Allah SWT dua kebebasan yaitu:
1.Dibebaskan daripada api neraka.
2.Dibebaskan dari nifaq.

Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan daripada Rasullullah SAW, maka mereka berkata, “Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (saw). Kini katakan pula kepada kami semua, kenapakah Allah S.W.T mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?”

Rasullullah SAW bersabda, “Ketika Nabi Adam As memakan buah pohon khuldi yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam As. selama 30 hari. Kemudian Allah S.W.T mewajibkan ke atas keturunan Adam As. berlapar selama 30 hari.
Sementara di izinkan makan di waktu malam itu adalah sebagai karunia Allah S.W.T kepada makhluk-Nya.”
Kata orang Yahudi lagi, “Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. Kini terangkan kepada kami mengenai ganjaran pahala yang diperoleh daripada berpuasa itu.”

Rasullullah SAW bersabda, “Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T, dia akan diberikan oleh Allah S.W.T 7 perkara:
1. Akan dicairkan daging haram yang tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh daripada makanan yang haram).
2. Rahmat Allah senantiasa dekat dengannya.
3. Diberi oleh Allah sebaik-baiknya amal.
4. Dijauhkan daripada merasa lapar dan dahaga.
5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang amat mengerikan).
6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T pada hari Kiamat untuk menyeberang Titian Shirath.
7. Allah S.W.T akan memberinya kemuliaan di syurga.”

Kata orang Yahudi, “Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan kepada kami kelebihanmu di antara semua para Nabi.”
Rasullullah SAW bersabda, “Seorang nabi menggunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat kepada umat saya di hari kiamat).”
Kata orang Yahudi, “Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu alla illaha illallah, wa annaka Rasulullah (kami percaya bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan engkau utusan Allah).”

Sedikit peringatan untuk kita semua: “Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berilah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Surah Al-Baqarah: ayat 155).
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Surah Al-Baqarah: ayat 286).
Kesimpulan dari Riwayat diatas ialah :
1. SHOLAT ZHUHUR
Saat menyalanya Neraka Jahanam maka tidak seorang Mukmin yang melakukan sholat itu, melainkan diharamkan atasnya uap jahanam pada hari kiamat.

2. SHOLAT ASHAR
Saatnya Nabi Adam As memakan buah larangan, maka tidak seorang Mukmin yang melakukan sholat itu, melainkan keluar dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan dari perut ibunya.

3. SHOLAT MAGHRIB
Saat itu diterima taubatnya Nabi Adam As, maka tidak seorang mukmin yang melakukan sholat itu dengan ikhlas dan minta sesuatu dari Allah melainkan pasti diberiNya.

4. SHOLAT ISYA
Maka kubur itu gelap dan hari kiaamat pun gelap, maka tidak seorang mukmin yang berjalan dalam kegelapan untuk melakukan sholat Isya berjamaah, melainkan diharamkan Allah dari terkena api neraka dan diberi penerangan saat menyebrang diatas jembatan shirat.

5. SHOLAT SUBUH
Maka tidak seorang mukmin yang mengerjakannya dalam berjamaah selama 40 hari berturut-turut (bila wanita sedang datang bulan tidak dihitung, jadi setelah selesai datang bulan maka sholatnya tetap dilanjutkan), melainkan diberi Allah dua kebebasan, yaitu kebebasan dari Neraka dan kebebasan dari sifat munafik.

ISI DARI SUATU SHOLAT :
1. Membesarkan ALLAH (sewaktu takbir)
2. Mengagungkan ALLAH (sewaktu ruku)
3. Memuji ALLAH /Menghambakan (sewaktu sujud)
4. Mengesakan ALLAH
5. Berdoa

Sholat Taubat 2 rakaat paling baik yaitu dilakukan setelah sholat Maghrib.
Amalan sholat sebelum disampaikan kepada ALLAH maka akan melewati 7 lapis pemeriksaan Malaikat kecuali pada waktu sholat Maghrib, maka amalan sholat maghrib langsung disampaikan kepada ALLAH tanpa adanya pemeriksaan.

Bulan Rajab adalah Bulan Allah :
Di bulan ini Allah menunjukkan keagungan, kebesaran sifat dan karunia yaitu Nabi Muhammad SAW diperlihatkan oleh ALLAH dengan peristiwa yang belum pernah dilihat sebelumnya yaitu : Peristiwa Isra Mi’raj. Terjadinya Surga dan Neraka, Peristiwa Hari Kiamat.
Kita dianjurkan agar membersihkan jiwa dan raga, menyesali diri (bertobat), memperbanyak amalan sunnah seperti puasa, sedekah dan lain-lain.

Bulan Sya’ban adalah bulan Nabi Muhammad SAW Kita dianjurkan untuk mempelajari sunah-sunah Nabi untuk menghiasi jiwa dengan rasa tawadu (rendah hati)
Bulan Ramadhan adalah bulan Umat Nabi Muhammad SAW Setelah mengalami tahapan bulan Rajab dan Sya’ban maka dibulan Ramadhan dimana umat muslim bisa kembali fitrah. Dibulan ini kita harus dapat merealisasikan dengan amal perbuatan.

Nah,marilah bersama-sama kita mulai dari sekarang memperbaiki shalat kita agar menjadi insan dan hamba Allah yang bertaqwa. @@@

Senin, 14 September 2009

BAGI kebanyakan pria, mencari pasangan hidup bukan perkara yang mudah. Tak heran bila banyak kaum adam yang selektif memilih calon pendamping. Bahkan, cenderung menikmati masa lajang dan menunda untuk menjalin komitmen serius ke arah pernikahan dengan perempuan selama mungkin.

Pria bersikap selektif bukan tak beralasan. Konon, mereka melakukan hal itu agar tidak gagal saat membangun bahtera rumah tangga kelak.

Salah satu sikap selektif pria ditunjukkan dengan mencari wanita idamannya. Untuk Anda yang ingin mengetahui apa saja ciri-ciri wanita idaman pria, bBerikut pemaparannya dari She Knows:

Wanita bijaksana

Umumnya pria mencari wanita bijaksana yang bisa menanamkan nilai-nilai kebaikan pada generasi penerusnya. Pria cenderung lebih memilih pasangan yang bijak dalam mengatur keuangan, bukan wanita yang suka menghambur-hamburkan uang demi kepentingan pribadi. Pria juga menghindari wanita yang hobi berpesta dan berdandan berlebihan.

Lekuk tubuh yang menggoda

Selain inner beauty, kaum adam juga senang memiliki pasangan yang kecantikan fisiknya menawan. Lekuk tubuh yang menggoda kerap disebut-sebut sebagai salah aspek yang juga ikut diperhatikan pria saat mencari pasangan.

Mandiri dan supel

Wanita supel, ramah, dan suka bergaul mempunyai nilai plus di mata pria. Konon, wanita dengan kepribadian ini tahu persis bagaimana memperlakukan orang yang lebih tua dan yang lebih muda.

Selain itu, mereka juga berharap sang pujaan hati adalah wanita mandiri yang bisa berdiri tegak di atas pendiriannya dan tak mengenal lelah untuk mewujudkan impiannya.

Open Minded

Konon, dalam mencari tambatan hati, pria cenderung mudah sekali terpanah asmara dengan wanita yang berpikiran terbuka. Selain lancar berkomunikasi, wanita dengan tipe ini juga menyimpan banyak gagasan cemerlang. Jika Anda termasuk di antara kategori ini jangan heran bila banyak pria yang menghampiri kehidupan Anda.

Kamis, 28 Mei 2009

Menghibur Remaja dengan Mimpi


Tayangan televisi yang saban hari nongol di layar kaca kian hari kian bervariasi. Perebutan kue iklan antar stasiun televisi pun kian gencar. Dan kaum remaja jadi sasaran empuk para pengelola TV untuk dapetin porsi iklan yang lebih besar. Kebayang kan jumlah remaja yang hobi nongkrong depan TV? Wuih, buanyak buanget. Saking banyaknya, planet bumi pun nggak muat menampung mereka. Makanya mereka punya tempat hidup sendiri di Planet Remaja . Huhuy!

Nggak heran dong kalo makin ke sini hiburan yang membidik pasar remaja mengalir deras bak longsor Bohorok. Nggak cuma sinetron, gosiptaintment, horortaintment, sampai reality show pun nggak mau ketinggalan menyapa kawula muda. Pokoknya remaja dibidik dari segala sisi. Depan, belakang, atas, bawah, kiri, kanan. Kalo perlu dilengkapi dari delapan arah mata angin. Soalnya, mereka haus hiburan-hiburan yang gratis bin ekonomis. Cocok buat kantongnya yang cekak. Jangan geer ya dipuji kayak gini..Hehehe

Di antara banyak acara TV buat remaja, kayaknya sinetron dan reality show yang paling banyak digandrungi. Buktinya, Panasonic Award 2003 yang digelar 12 Desember lalu berhasil diraih �Katakan Cinta' dan �Kecil-kecil Jadi Man-ten' untuk kategori reality show dan Drama seri terfavorit. ( Suara Merdeka , 13/12/2003).

Secara psikologis mayoritas remaja memang doyan melototin tontonan yang bercerita seputar liku-liku kehidupan mereka yang penuh warna. Wajar banget kan kalo akting Samuel Rizal dan Shandy Aulia dalam �Eiffel�I'm in Love� yang berlaga di bioskop sekelas twenty one masih menyedot perhatian remaja meski sudah diputar beberapa minggu. Wah�AADC bisa kalah tuh!

Menjual mimpi via televisi

Booming film layar lebar AADC seolah menjadi pemicu meledaknya produksi lokal sinetron remaja. Judul demi judul sinetron remaja di televisi datang dan pergi silih berganti. Dan setiap tayangannya nggak luput dari buruan para sinemaniaks, meski beberapa stasiun mengetengahkan film seri drama remaja interlokal. Ngikutin semboyan peme-rintah, cintai produksi dalam negeri. Hehehe�

Kini, produk lokal seperti ABG , Cinta SMU, Kawin Gantung, Inikah Rasanya, Kecil-Kecil Jadi Manten , atau Ada Apa Dengan Cinta yang menampilkan para new comer yang fresh from the oven (emangnya KFC..) makin diminati. Sayangnya, para pembuat atau pihak pengelola stasiun TV seolah menutup mata akan miskinnya kualitas sinetron remaja ini. Ceritanya hanya menjual mimpi alias nggak realistis. Selalu identik dengan gaya hidup glamour khas kaum borjuis. Sementara para penontonnya dari kalangan ekonomi pas-pasan. Pas lagi hidup mewah, eh�pas lagi mimpi.

Lebih parah lagi tatkala temanya nggak jauh dari persoalan cinta remaja dengan segala intriknya. Kesannya nggak ada persoalan hidup yang lebih berharga bin menarik untuk diangkat dalam cerita. Padahal, kreativitas anak muda dalam KIR, lika-liku perjuangan masuk PTN, aksi tawuran, penyalah gunaan narkoba, atau free sex lebih mewakili kehidupan remaja masa kini dan punya nilai lebih untuk diangkat ke layar kaca. Bu-kannya acara yang hanya menjual keme-wahan, kecantikan, dan popularitas doang. Basi!

Makin crazy, makin diminati

Selain sinetron, reality show tengah asyik membidik kehidupan remaja. Acara yang menyajikan reaksi asli bin alami perasaan suka, benci, cemburu, sedih, marah, atau girang yang dialami remaja. Murni tanpa campuran minyak tanah, eh tanpa tuntunan skenario atau arahan gaya dari sang koreografer. Ini yang menjadi hiburan asyik bagi penonton televisi.

Tercatat, Katakan Cinta , Harap-harap Cemas , dan Playboy Kabel adalah reality show yang paling diminati remaja. Mereka seolah dibawa ke dunia di mana impian mereka bisa diwujudkan dalam dunia nyata. Berupa ungkapan unik rasa cinta ama buah hati, mengetes kesetiaan pasangan, sampai aksi penguntitan bak detektif pun dijabanin guna menguji ikatan asmara di antara mereka. Pokoknya seru. Makin crazy , makin diminati!

Katakan Cinta termasuk reality show pertama tersukses yang membidik pasar remaja. Bayangin aja, nembak cewek/cowok di muka umum dan ditonton orang se-Indonesia, coba? Malah ada yang pake acara akrobat, nyelam di Sea World, pura-pura kecelakaan, jadi tokoh pewayangan, sampai acara candle light dinner super spesial untuk menjerat sang pujaan hati. Heeebooooh �

Sementara H2C (Harap-Harap Cemas) hadir dengan melibatkan aksi bak spy . Dalam upaya menyelesaikan kasus asmara para kliennya, Ari Dagienkz dan�drummer grup Clubeighties , Desta, yang memandu acara bertindak bak detektif swasta. Menguntit korban selama beberapa hari dilengkapi kamera tersembunyi yang diarahkan pada korban.

Kegilaan makin meningkat pada tayangan Playboy Kabel (PK), yang terinspirasi dari reality show Jepang berjudul Black Mail , dengan empat presenter sekaligus. Peserta minta bantuan PK untuk menjebak pasangan atau orang terdekatnya untuk membuktikan dugaannya selama ini. Sebutlah seorang cewek yang ingin tahu apakah pacarnya playboy atau bukan. Begitu terbukti playboy, luluh di depan cewek penggoda yang memang disiapkan oleh kru PK maka adegan berikutnya bisa macam-macam seperti tamparan, siraman, cacian, makian, dll. Pokoknya, Matrix Revolution juga kalah serunya.

Menghasilkan remaja �instant�

Disadari atau tidak, sisi negatif dari hiburan remaja yang menjual mimpi telah membidani lahirnya remaja �instant�. Hal ini diungkapkan oleh Psikolog remaja, Bu Inna Mutmainah ( Republika Online , 05/10/2003).

Beliau mengingatkan, gencarnya sinetron remaja yang berkiblat pada gaya hidup Barat akan membentuk pola sikap dan pola pikir remaja yang pengen serba instant alias cepat. Yang kepikiran cuma hasilnya, nggak mau capek-capek jalanin prosesnya. Doyan banget melototin para pemeran yang good looking dan gaya hidup mewahnya. Impian untuk menjadi bagian dari para selebritis muda itu selalu memenuhi alam khayalnya.

Alur cerita yang datar dan miskin konflik membuat daya pikir mereka kurang terlatih dalam memecahkan persoalan hidup. Bisa-bisa mereka nggak segan untuk melakukan apa pun untuk meraih kemewahan, kecantikan, dan popularitas impiannya itu. Meski harus mengorbankan martabat atau mengumbar aurat. Walah, berabe euy!

Reality show yang berprinsip �tertawa di atas penderitaan sang korban' seolah memanjakan kesenangan mereka yang hanyut dalam buaian panah asmara. Padahal masih banyak persoalan hidup yang lebih besar dan mulia yang kudu dipikirin remaja selain cinta bin asmara kepada manusia. Waktu, tenaga, dan pikirannya bakal terkuras habis untuk mengulik virus merah jambu ini. Hasilnya, waktu kita yang amat berharga ditukar dengan aktivitas yang miskin manfaat. Alamat rugi dunia akhirat tuh.

Gaya hidup Barat biangnya

Lahirnya remaja �instant� merupakan harga mahal yang harus dibayar akibat berkiblat pada budaya Barat. Kreativitas para produser acara TV untuk menyajikan acara yang berkualitas ambruk dihantam kuatnya motivasi rating dan kue iklan yang diperebutkan. Hantamannya sekuat upper cut Naseem �Prince' Hamid. Semakin tinggi rating diperoleh, semakin banyak penontonnya, maka semakin tinggi� pemasukan iklannya. Kondisi ini menguntungkan stasiun televisi, rumah produksi maupun pengiklan.�Inilah gambaran nyata dari Kapitalisme. Tidak ada yang lebih berharga selain materi. It's all about the money!

Lihat saja isi yang dihadirkan dari sinetron atau reality show buat remaja, semuanya kental dengan perilaku permissivisme alias keserbabolehan. Pemahaman inilah yang menjadi ciri khas masyarakat Barat yang sekuler. Bagi mereka, kebebasan individu nggak boleh ada yang larang selama nggak bikin rugi orang lain.

Berlomba tampil cantik dengan balutan busana yang ketat nan memikat, kata-kata ma-kian dan cacian berham-buran, peluk dan cium pun dijadikan menu sehari-hari dalam pergaulan-nya. Dengan alasan tuntutan skenario semua boleh dilakukan. Yang nggak boleh cuma keluar dari skenario. Apalagi keluar dari lokasi syuting alias kabur. Hehehe�

Kondisi di atas makin amburadul dengan budaya hedonis di sepanjang cerita. Gaya hidup metropolis , Sophaholic (gila belanja), fast food , dugem, atau sekadar nongkrong di caf� untuk berhaha-hihi. Ditambah para pemeran yang berwajah tampan dan fisik aduhai lebih ditonjolkan dibanding kematangannya dalam berakting. Meski aktingnya pas-pasan, yang penting cakep bin keren. Gimana nggak betah para remaja untuk nongkrong depan TV. Sampe lupa waktu dan lupa kalo lagi numpang nonton di rumah tetangga. Itu mah KTM atuh alias Kagak Tahu Malu�.

Membingkai masa depan dari sekarang

Sobat muda muslim, persoalan hidup yang sepantasnya kita pecahkan adalah bagaimana kita membingkai masa depan kita. Selain hari ini dan kemarin, ada hari esok yang harus kita pikirin. Nggak ada dalam kamusnya manusia itu selamanya muda, kuat, dan cantik. Kita pasti akan menjadi orang TOP (Tua Ompong Peot) yang berkaki tiga karena jalannya terbungkuk-bungkuk ditopang tongkat kayu. Yang jadi per-tanyaan, siapkah kita ngadepin masa-masa itu?

Akidah Islam yang tertanam dalam jiwa sesungguhnya telah mengajarkan kita dalam hidup untuk melihat ke depan, menengok ke belakang, atau melirik ke samping. Artinya kita dituntut untuk berpikir panjang dalam berpikir dan berbuat. Soalnya pascakontrak kita di dunia abis, Allah bakal �mengaudit' tingkah laku kita selama hidup.

Maka aneh banget kalo kita berpikir masa depan itu gimana nanti. Soalnya kita nggak akan pernah tahu apa yang terjadi besok. Biar kata dukun, peramal, atau paranormal masa depan kita bakal sukses, itu bo'ong banget. Kita sendiri yang nentuin masa depan kita. Bukan mereka, orang tua, teman, atau guru. Kita akan menuai rugi dunia akhirat kalo masa hidup kita isi dengan bermain-main atau berkhayal meraih mimpi.

Rasulullah saw bersabda: � Manfaatkan lima perkara sebelum (datang) lima perkara: masa hidupmu sebelum (datang) matimu, masa sehatmu sebelum (datang) masa sakitmu, masa senggangmu sebelum (datang) masa sempitmu, masa mudamu sebelum (datang) masa tuamu, dan masa kayamu sebelum (datang) masa miskinmu . (HR Tirmidzi)

Mari kita sama-sama siapkan bekal untuk membingkai masa depan kita. Caranya, IKUT PENGAJIAN. Nggak usah bingung bin kaget. Soalnya dengan ikut pengajian, selain pahala dari Allah, kita juga bakal dapet dua keuntungan. Pertama , akidah Islam kita akan terpelihara dan terjaga dari kotoran-kotoran budaya Barat yang berseliweran di lingkungan kita. Kedua , kita akan terlatih dan termotivasi untuk selalu memikirkan masa depan. Baik di dunia maupun di akhirat.

So, jadilah generasi punk-ajian . Kita selamat, masa depan terlihat, akhirat pun didapat. Yuk�yaa�yuuuk! [hafidz]

http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/menghibur-remaja-dengan-mimpi.html

Ngapain Sih Kudu Dugem?


Kamu tahu kan istilah dugem? Hehehe.. bukan dunia gembel atau duduk gembira, tapi ini akronim dari dunia gemerlap. Lho, memangnya ada ya dunia yang suram? Ah, kamu pura-pura nggak tahu deh. Ya, iyalah, kalo ada siang berarti ada malam, kalo ada cowok, berarti pasangannya cewek, kalo ada hujan berhadapannya dengan kemarau. Begitupun dengan dunia gemerlap, berarti berlawanan dengan dunia suram.

Kalo dunia gemerlap orang sepakat menyebut dunia yang penuh hura-hura, suka-suka, seneng-seneng, dan serba mudah dengan apa yang kita pengen, maka dunia suram adalah dunia yang udah bisa hidup aja untung, sehari bisa makan pun sudah alhamdulillah, pengen hiburan cukup nonton tivi tetangga atau di pos ronda, mau selimut cukup sarung kumal, mau rokok juga joinan ama temen, mau minum kopi segelas bertiga. Ya, orang sepakat “menggelari” kehidupan seperti ini dengan madesu alias masa depan suram atau dusur alias dunia suram. Lawannya tentu saja dugem, dunia gemerlap.

Bro en Sis, istilah dugem tuh sebenarnya digunakan buat ajang suka-suka, hura-hura, hamburin banyak duit. Pesertanya nggak perlu juga orang kaya, adakalanya peserta dugem adalah mereka yang dari segi ekonomi pas-pasan atau bahkan kurang mampu. Tapi ketolong sama temennya yang tajir dan seneng gaul, akhirnya jadi deh ikutan ditraktir biar bisa dugem bersama. Bagi mereka biar tekor asal nyohor. Halah, cemen banget niatnya ya?

Tapi umumnya sih mereka yang suka dugem emang dasarnya udah tajir dari segi ekonomi. Nggak kesulitan kalo soal makan. Justru yang model gini hanya kesulitan untuk nyari tempat makan yang pas dan enak menurut selera mereka. Banyak orang Jakarta makan siangnya di Bogor atau di Bandung demi mencari kepuasan selera makan. Maklumlah, jarak Jakarta-Bogor kalo lewat tol dan memacu kendaraannya rata-rata 100 km per jam nggak nyampe setengah jam udah nyampe. Tentu aja nyarinya juga yang dekat ke gerbang tol. Kalo di Bogor udah disediain tuh tempat mangkal yang pas di sepanjang Jalan Pajajaran. Kalo ke Bandung? Bukan halangan juga, wong lewat Cipularang cuma 2 jam perjalanan. Kadang nggak nyampe kalo memacu kendaraannya dengan gaya Felipe Massa. Oya, tentu yang bisa gituan pastinya para eksekutif muda atau sejenisnya. Bukan eksekusut muda hehehe…

Okelah, itu kan ngomongin para eksekutif muda yang duitnya kayak ngambil dari pohon. Kalo remaja ada nggak yang suka dugem? Ada aja. Buktinya café-café tertentu ramai pengunjungya. Ada juga anak muda seumuran kamu yang di SMA atau paling banter anak kuliahan. Maklumlah, pelajar dan mahasiswa juga manusia, punya keinginan untuk suka-suka, senang-senang, hura-hura dan jaga gengsi dengan nongkrong di tempat makan atau tempat gaul yang bikin gengsi melambung. Kalo cuma makan di tempat nasi uduk biasa atau bubur ayam yang dijual keliling pake gerobak dan kita ngetem ama temen-temen di pos ronda itu sih kebangetan karena bikin nilai gengsi kita melorot.

Sobat muda muslim, bukan soal jajanan, makanan, atau tempat nongkrong yang enak dibuat dugem, tapi dugem bisa juga soal dandanan dan gadget yang bisa nunjukkin diri ke orang-orang bahwa, “gue anak gaul, gue biasa dugem, lihat dong pakaian dan gadget gue”. Gitu kira-kira.

Maka, di tengah kemajuan jaman saat ini, kita bisa memoles penampilan diri, bisa menjual diri kita di hadapan orang lain. Lihatlah, sarana informasi untuk itu udah banyak, kamu bisa gabung di situs jejaring sosial, bikin blog yang udah disediain secara gratis, bikin website, aktif di komunitas dunia maya, aktif di klub pencinta motor modif, penggemar sepeda tua, penggemar mobil tua, dan banyak ragamnya yang lain. Kamu bisa nunjukkin eksistensi kamu di sana. Ya, selama kegiatanya bermanfaat dan tidak melanggar hukum syara silakan saja.

Cuma emang nggak berhenti di situ. Namanya juga ajang kumpul-kumpul bareng teman, apalagi satu sama lain saling pamer apa yang dimilikinya, bukan tak mungkin kalo akhirnya jadi berubah sebagai ajang lomba nunjukkin eksistensi diri yang berlebihan. Jangankan di komunitas yang masih umum sekadar menyalurkan hobi, di komunitas anak ngaji aja adakalanya pamer ilmu pengetahuan dan kualitas akhlak. Selama untuk saling memotivasi diri, nggak ada salahnya. Tapi mohon maaf aja ya, kita masih khawatir kalo akhirnya terjerumus ke dalam riya’ atau malah kebablasan jadi pamer harta demi identitas diri agar bisa eksis di komunitas gaul kita. Bukan tak mungkin kalo akhirnya dugem juga deh.

So, bagi kita, barangkali punya HP aja udah seneng bukan kepalang. Dengan begitu, komunikasi jadi lancar. Apalagi kalo kita orangnya mobile banget. Cocok. Tapi nggak bagi teman-teman kita yang ngakunya remaja dugem. Bagi mereka, fungsi saja nggak cukup. Selain bisa dipake ngobrol ngalor-ngidul, HP kudu gaul dan menghibur. Coba aja, hampir tiap bulan produk teknologi komunikasi ini perkembangannya melompat-lompat. Kita-kita mah nggak bisa ngikutin deh. Maksudnya, nggak tahan. Baru liat model yang menurut kita udah hebat, eh, bulan berikutnya udah ganti lagi dengan fitur-fiturnya yang mengoda. Jadi nggak beli-beli deh. Selain bingung milih, duitnya kagak ada, Mas. Idih?

Bisa kebayangkan, kalo tiap bulan muncul produk HP baru, itu makin bikin remaja dugem tergoda pengen gonta-ganti ponsel hingga akhirnya kudu bolak-balik ke warteg (baca: warung telepon genggam). Begitulah gaya mereka. Hmm.. apa nggak boros tuh?

Dugem juga ada klasifikasinya

Dugem alias dunia gemerlap adalah gaya hidup yang menuntut serba keren, cool, trendi dan mewah. Para pegiat dugem ini berusaha abis-abisan untuk tampil prima, khususnya di depan orang lain. Mulai dari bacaan, makanan, busana, tontonan sampai tongkrongan. Kalo bacaan biasanya majalah-majalah yang banyak memuat soal mode, gosip artis en tips bergaul dengan sesama dugemer (aktivis dugem). Ini penting, soalnya kalau seorang remaja dugem ketinggalan berita maka bakalan terlempar dari arena pergaulan para dugemer. Biasanya, yang diobrolin seputar tempat nongkrong yang baru en asyik punya (nggak termasuk WC umum, lho), gosip artis, film bioskop macam ‘Terminator Salvation’ versi teranyar dari ‘Terminator’ atau film sekuelnya The Da Vinci Code, ‘Angels and Demons’, kalau olahraga pastinya sepak bola – apalagi menjelang Final Liga Champion Eropa yang mempertemukan Manchester United, tim dengan pertahanan terkokoh sepanjang musim ini dengan Barcelona, tim dengan strategi menyerang dan tersubur musim ini--, NBA atau balapan F1 dan MotoGP. Canggihan dikit mereka bicara soal internet atau handphone keluaran paling anyar. Ngobrolnya bisa di rumah temen yang kagak bikin boring atawa bete, atau kalau lagi tajir bisa juga di café. Kalau di masjid kayaknya sih nggak deh, mungkin takut kualat. Hahaha…

Aha.. saya jadi inget tulisan saya jaman dulu di Majalah PERMATA, di situ saya tulis bahwa remaja dugem juga kenal klasifikasi alias pembagian golongan. Setidaknya itu yang disurvei oleh Surindo, satu badan survey nasional. Sekurangnya ada delapan segmen psikografis remaja di perkotaan, yang masing-masing mereka diberi nama (1) Remaja funky (15%), Remaja Be-Te (11,7%), Remaja Asal (8,6%), Remaja Plin-Plan (22,7%), Remaja Boring (16,8%), Remaja Ngirit (14,8%), dan Remaja Cool (10,3%). Nah, lho banyak amat klasifikasinya ya?

Dalam surveinya Surindo menyebutkan kalau sebagian segmen ini kelihatan memberi harapan. Ada kelompok remaja yang sangat berhati-hati dalam berbelanja, tak mudah tertipu, mencari informasi sebelum membeli, terencana kritis, punya rasa percaya diri, dan punya perhatian terhadap masalah-masalah sosial. Tapi, sebagian lagi terlihat cemas, ragu-ragu, tak konsisten, tak punya rencana masa depan, bahkan tak percaya orang lain sehingga tak membuka diri atau berorganisasi. Wajar kalau dalam berbelanja mereka sering tertipu (ini tipikal remaja bete).

Bahkan ada yang percaya dirinya rendah, tapi gengsinya tinggi sekali (Remaja Asal). Ada lagi yang plin-plan, pas lagi ngetren lagunya Wali terbaru, “Cari Jodoh” ikut beli kasetnya (kalo nggak kebeli ya download gratisan di internet atau copy MP3 dari komputer teman), Korn bikin lagu baru eh ikutan nembang Blind biar kelihatan gaul. Eh, Ridho Rhoma dan Sonet 2 Band ngetop dengan Menunggu, ikutan juga goyang sambil nyanyi: “Derita hidup yang kualami/ Duhai pahit sekali/ Pada siapa aku berbagi/ Kalau bukan padamu/ Datanglah, kedatanganmu kutunggu/ Telah lama, telah lama ‘ku menunggu. Dasar plin-plan!

Nah, kamu masuk klasifikasi yang mana? Moga-moga masuk kelompok yang kesembilan alias golongan RRI, Remaja Rajin Ibadah atau golongan Botak alias Bocah Takwa (hehehe..maksain banget nggak sih?)

Bikin kantong bolong

Apa sih bahayanya dugem? Yang jelas biaya hidup untuk jadi remaja dugem itu nggak kecil. Sebaliknya, justru dengan maraknya gaya hidup dugem ini, udah berapa juta uang melayang percuam. Ujungnya memang menciptakan remaja-remaja borju. Menciptakan rasa persaingan di antara mereka dengan persaingan yang nggak pada tempatnya. Iya dong. Sebab, mereka berlomba dalam dunia gemerlap. Apa nggak puas dengan apa yang dimiliki selama ini? Sehingga kudu berlomba ngadain pesta ultah di diskotik, di hotel berbintang. Atau sekadar gonta-ganti HP dengan yang highend biar bisa main facebook-an dari ponsel, bawa mobil keluaran terbaru. Hmm… itu semua harus ditukar dengan uang. Bukan daun. Sekali lagi uang. Bener-bener bikin kantong bolong deh.

Bisa kamu bayangkan, jika untuk tampil dugem, seorang remaja kudu mengeluarkan uang rata-rata 300 ribu perak seminggu. Sebulan udah 1,2 jute rupiah tuh duit menyublim untuk dugem. Kira-kira, berapa penghasilan ortunya? Atau kalo nggak punya, udah ngutang berapa tuh sama temennya? Duh, sayang banget uang segitu banyaknya cuma dipake untuk hura-hura. Coba kalo diinfakkan ke masjid atau shadaqah ke fakir miskin, udah jelas pahalanya.

Bro en Sis, fenomena ini bikin miris kita. Terus terang aja kita prihatin dan merasa kasihan sama teman-teman kita yang udah terlanjur jadi aktivis dugem. Kita khawatir, kalo nanti ada banyak remaja yang perutnya udah nggak bisa lagi menerima makanan murah, karena kebanyakan diisi makanan mahal baik produk lokal maupun produk bule, apalagi yang masih belum jelas halal-haramnya. Gawat!

So, nyata banget dugem emang bikin kantong bolong. Yup, dugem telah menciptakan remaja-remaja yang boros dan nggak menghargai rizki yang selama ini diberikan kepadanya dari Allah Swt. Kasihan banget ya?

Bikin keras hati

Kebanyakan main bareng teman yang sok gengsi dan doyan hura-hura hamburin duit, kudu hati-hati. Bisa-bisa kita jadi ikutan gaya hidupnya. Namanya juga gengsi yang diprioritaskan, nggak heran dong kalo yang dilihat selalu masalah gaya, alias penampilan. Dan untuk itu, uang yang bicara dong. Uang dan uang. Ujungnya, kita bisa jadi nggak peduli sama tetangga kanan-kiri. Tetangga sebelah kanan kita menjerit kelaparan, kita asyik dengan makanan mahal dan doyan nonton konser musik yang karcisnya untuk sekali masuk bisa mencapai harga 100 mangkuk bakso (kalo satu mangkuk bakso harganya Rp 5000, udah ketahuan berapa tuh harga karcis). Hmm… itu hanya untuk memenuhi nafsu dugem kamu aja.

Itu artinya kamu udah punya hati sekeras batu. Kamu nggak gampang terenyuh dengan penderitaan teman or tetangga kamu. Kamu masih bisa tertawa di atas penderitaan orang lain. Minimal, cuek. Sikap kayak gitu pun udah jelek banget. Iya nggak sih?

Sobat muda muslim, terus terang kita nggak abis pikir. Coba aja bayangin, waktu tanggul Situ Gintung jebol, itu kan pas lagi rame-ramenya kampanye parpol menjelang pemilu dan konser-konser musik banyak digelar, serta film-film terbaru di bioskop jadi inceran. Coba deh, warga Situ Gintung yang kena ‘tsunami kecil’ nunggu antrian untuk ditolong, eh, sebagian yang lain, dari kita-kita ini, malah rebutan dan rela antri hanya untuk dapetin karcis bioskop 21 atau tiket konser dan ikutan pesta kampanye parpol.

Apakah rasa peduli kita udah pudar ditelan jaman? Apa iya kita tega menyaksikan saudara-saudara kita yang lagi menderita? Rasanya, jauh di lubuk hati kita yang paling dalam, mungkin masih tersisa setitik perasaan iba kita. Namun perasaan itu nyaris tak bisa terdeteksi, karena kalah dengan gaya hidup dugem yang emang udah nguasai dirimu. Padahal, dalam se uah riwayat dari Hudzaifah Bin Yaman r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang tidak ihtimam (peduli) terhadap urusan umat Islam, maka bukan golongan mereka.”(HR at-Tabrani)

Dalam hadis lain, Rasulullah saw. bersabda (yang artinya), “Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kasih-sayang dan ikatan emosional ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggotanya sakit, mengakibatkan seluruh anggota tidak dapat istirahat dan sakit panas.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Ternyata, gegar budaya yang sala satunya muncul ‘tradisi’ dugem, bikin kita jadi cuek dengan sesama, dan doyan hura-hura. Udah gitu, karakter budaya populer yang memang bergerak begitu cepat, sangat cepatnya, sampai-sampai tanpa sadar kita diminta dengan ikhlas (baca:dipaksa) tunduk dengan logic of capital, logika proses produksi di mana hal-hal yang dangkal dan cepat ditangkap yang cepat laku. Anthony Giddens menyebutnya sebagai dunia yang sedang berlari dan semua yang selalu berlari satu trek lebih tinggi memang tidak memiliki kesempatan untuk renungan-renungan yang mendalam. Yang penting dalam dunia ini adalah menjual dan membeli. Nah, lho.

Nah, teman-teman. Apakah kita mau mengorbankan hati nurani, keimanan dan ukhuwah kita hanya untuk mengikuti gaya hidup yang gemerlap tanpa juntrungan, apalagi melanggar syariat? Sayang banget hidup ini hanya disia-siakan. [solihin: osolihin@gaulislam.com]

http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/ngapain-sih-kudu-dugem.html

Rabu, 27 Mei 2009

Awas, Ngempeng Bikin Gigi Anak Tonggos..!


KEBIASAAN ngempeng dalam durasi dan frekuensi berlebih berperan besar dalam "memajukan" gigi depan buah hati Anda. Kendati tidak sekeras jari, makin sering mengempeng, maka kemungkinan gigi tonggos akan semakin besar. 
Mengapa? Menurut Dr Sarworini Bagio Budiardjo drg SpKGA, dari Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Anak FKG-Universitas Indonesia, karena saat mengisap empeng, rahang atas secara refleks akan maju ke depan. Sementara rahang bawah bergerak ke arah sebaliknya. Perubahan posisi gigi juga besar kemungkinannya terjadi jika anak mengempeng. 

Cara Mengatasi

- Hentikan penggunaan empeng secara bertahap pada usia 7 bulan sampai 1 tahun. Karena selepas usia setahun, anak tidak lagi berada dalam fase oral, sehingga keinginannya untuk mengisap-isap atau menggigit-gigit benda tidak sekuat usia sebelumnya.

- Kenalkan teether (mainan gigitan) sebagai pengganti empeng. Letakkan dulu teether di kulkas, efek dinginnya menyenangkan anak. Selain fungsinya hampir mirip dengan empeng, penggunaan mainan gigitan juga dianggap bermanfaat untuk mempercepat munculnya gigi susu.

- Ajak si kecil bermain untuk mengalihkan perhatiannya dari empeng.

- Beri perhatian lebih. Jangan menganggap wajar memberi empeng ke bayi jika memang tidak diperlukan. Kenalkan minum dengan menggunakan gelas-gelas yang lucu sebagai pengganti dot atau botol.

- Jangan gunakan empeng jika anak tidak memiliki gangguan sebelum tidur. Empeng bisa menjadi teman tidur bagi bayi yang luar biasa rewel. Umumnya anak seperti ini memerlukan kondisi tenang sebelum bisa tertidur. Empeng bisa menjadi alternatif jika cara-cara lain seperti mendongeng, mengusap-usap bagian tubuh tertentu tidak bisa membuatnya tenang. Sebaiknya, empeng segera dicopot saat anak terlihat sudah tertidur pulas. Dengan demikian, dampak negatif penggunaan empeng dalam jangka waktu lama bisa dihindarkan.

- Tidak membeli empeng baru jika yang lama telah rusak. 

Mengisap Jari Sebabkan Bibir Monyong

Kebiasaan mengisap jari juga bisa mengganggu pertumbuhan rahang dan gusi. Selain itu, bentuk bibir juga kemungkinan besar mengalami perubahan karena mengikuti rahang sehingga bibir menjadi sedikit lebih maju ke depan. Tentu saja kondisi ini akan semakin parah bila anak "berbakat" memiliki gigi maju. Untuk itu, biasakan si anak untuk tidak lagi mengisap jari, setidaknya jangan sampai itu berlanjut sampai ia menginjak usia 2 tahun.

Cara Mengatasi

- Bila si kecil asyik mengisap jari, alihkan perhatiannya. Ajak si kecil bermain seperti bermain tepuk tangan, ciluk ba atau bernyanyi sambil menggunakan bahasa tubuh, misalnya menyanyikan lagu 'Topi Saya Bundar'.

- Baliklah jempol si kecil dengan posisi bagian kuku jempol tangan berada di depan bukan sebaliknya. Sehingga mencegah terdorongnya gigi atas ke luar.

Mengemut Gigi Sebabkan Gigi Atas "Keluar"

Kebiasaan yang satu ini, memang agak sulit diawasi. Karena ketika si kecil asyik mengemut gigi (gigi atas), kita seperti melihat ia layaknya mengulum permen atau bahkan terlihat sedang bermain lidah di dalam bibir mungilnya. Tapi siapa sangka, permainan lidah yang suka mengemut-ngemut gigi ke luar bisa menyebabkan gigi atas menjadi lebih condong keluar atau maju.

Cara Mengatasi

Bila mendapati si kecil mengemut gigi, segera ajak main agar ia tidak asyik sendiri bermain dengan lidahnya.
(Mom& Kiddie//tty)